Selasa, 16 Juli 2013

Dia



Dia hadir begitu saja. Disaat yang tepat, ketika aku harus mengkosongkan hati. Dia mengisi hati itu dengan cintanya, cinta yang begitu tulus seperti anak kecil yang tak pernah bisa membohongi orang disekelilingnya. Cinta yang langsung menyentuh ke dalam kalbu. Dia meluluhkan hatiku, dan bisa menuntunku untuk menuliskan namanya dalam satu ruang di hati yang sudah tak berpenghuni lagi.
Awalnya, aku kira dia hanya sosok penghibur dalam sepi dan dalam duka. Tapi nyatanya dia lebih dari itu. Dia sahabatku yang kembali dari masa lalu. Sahabat yang selalu menjadi pewarna dalam hidupku yang suram karna terkena cipratan luka yang bisa membuatku sakit karna siapapun,  sehingga sudah terlalu sering aku merasakan hal seperti ini.
Dia membawakan kasih sayang dalam bentuk yang baru. Kasih sayang seorang lelaki terhadap wanita yang begitu dicintainya. Bahkan hadirnya disampingku, mampu menopang semua keluh kesahku. Menopang segala gundah dan laraku. Sehingga dia mampu menghapus semua tangisku.
Aku mampu tersenyum dibuatnya. Selalu bahagia berada didekatnya, langkah yang tak pernah kusesali ketika aku membiarkannya menjadi bagian dari kehidupanku, duniaku, bahkan separuh dari diriku.
Lengkap rasanya hidupku sekarang. 
Mempunyai seorang kekasih sekaligus sahabat. Semoga kebahagiaan ini tidak bertahan untuk sementara. 


Khusus untuk,Kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar