Kamis, 18 Juli 2013

Untuk Kamu Yang Terlalu Sibuk

Aku menulis ini ditempat yang paling ku sukai. Menulis beberapa kata atau kalimat yang belum sempat kamu baca, maksudku bukan belum sempat tapi kamu memang tak ada kesempatan tuk membaca tulisanku sedikitpun. 

Di tempat ini aku melakukan banyak hal, sebenarnya tempat ini tempat yang tak begitu besar, bukan tempat yang begitu mewah. Tapi disini, ditempat ini salah satu tempat yang banyak tahu tentang perasaan apa saja yang telah menggunung yang aku rasakan, ternyata kamarku lebih hebat dibanding kamu yang tak bisa merasakan apa yang aku rasakan tanpa aku mengucapkannya.

Untuk kamu yang terlalu sibuk, di tempat ini aku mondar-mandir menunggu kamu. Menunggumu yang sedang dimana dan sedang apa. Aku memang tak banyak tahu tentang keberadaanmu setiap hari atau setiap waktunya, aku memang tak banyak tahu tentang aktivitas apa yang kamu lakukan setiap hari atau setiap waktunya. Aku hanya tahu tentang “menunggu” kabarmu saja. Iya, hanya itu.

Untuk kamu yang terlalu sibuk, bahkan hanya di tempat ini aku habiskan waktuku. Aku hanya sesekali saja keluar tempat ini hanya untuk mengambil air putih yang sudah habis di gelasku sebelumnya. 

Untuk kamu yang terlalu sibuk, entah ada berapa halaman di Microsoft word yang aku gunakan hanya untuk menulis demi mengisi kekosongan untuk menunggumu. Mungkin menunggumu mengerjakan yang memang penting untukmu atau menunggumu pulang bersenang-senang dengan teman sekumpulanmu. Sering kali hati ini tertusuk rasa kekhawatiran yang begitu mendalam, tapi sayangnya ini hanya aku yang rasa. Sering kali begitu tapi aku tetap saja seperti anak kecil yang terus sabar menunggu diberikan coklat oleh ibunya.

Dan untuk kamu yang terlalu sibuk, di tempat ini aku juga sering menangisimu. Menangisimu karna kerinduanku yang sudah tak bisa ku tahan lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar