Aku
menjatuhkan cinta pada kedalaman hati saat hujan di bulan Juni.
Mengikis
jejak-jejak kemarau yang telah usai.
Cintaku khusuk dalam aroma musim hujan yang sejuk.
Cintaku khusuk dalam aroma musim hujan yang sejuk.
Mengendap-endap
dalam kekeringan
Menenangkan
hati yang telah lama gerah karnanya.
Udara
musim hujan mengendap masuk bersama tetesan hujan yang lembut di ubun-ubun.
Ada
sedikit kekakuan dari suasana yang baru.
Hanya
saja, aku merasakan genangan cinta yang terus menerus mengalir.
Menenggelamkan
segala kekeringan yang ada.
Menyejukkan
suasana gerah dalam dada.
Biarkanlah
hujan di bulan Juni menyaksikan awal perjalanan kita.
Biarkanlah
cinta di bulan Juni ini bisa menjadikannya sebagai pelengkap hidupku dan juga
hidupmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar