Senin, 17 Agustus 2015

Aku antar rindu, terserah mau kamu apakan.

Aku sudah mulai untuk membiasakan hal-hal yang sebelumnya sama sekali tidak biasa untukku
Tentang melawan rindu
Aku sadar, bahwa rinduku ini adalah teman
Dan akupun sadar betul, bahwa rinduku ini adalah lawan

Memejam
Aku benci memejam
Semakin aku memejam semua tentangmu, tidaklah mudah semudah memadamkan api dengan air
Tidur cepat adalah satu-satunya caraku
Agar tidak ada sela waktu untuk memikirkan kamu
Tapi mimpiku menghidupkanmu. Lalu, membangunkanku

Aku merindukan mawar sekaligus durinya
Aku merindukan hujan sekaligus petirnya
Aku merindukan kamu baik buruknya
Sudah biasa aku menahan
Kini tinggal aku untuk melawan
Aku hanya sebagian kecil dari rindu yang begitu besar
Sudah ku bagikan lewat tulisan, tapi rindu ini tak pernah habis

Aku tidak memerlukan perlengkapan apapun untuk melawan 
Aku hanya perlu melatih hatiku. Itu saja

Malam ini
Meskipun kita tidak saling menatap
Aku antar rindu, terserah mau kamu apakan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar