Selasa, 26 Maret 2013

Hektaran Rindu Untukmu

Ini bukan pertama kalinya aku mengingatmu dalam diam.
Ini bukan pertama kalinya aku membayangkanmu disini dalam sepi.
Dan ini bukan pertama kalinya aku merindukanmu.
Disini, diantara kemeriahan dan keramaian yang orang-orang ciptakan
Aku lebih memilih sunyi yang menemaniku.
Dimana aku telah tanamkan hektaran rindu untukmu.

Ketika malam berjatuhan
Ketika bintang mulai bermunculan dilangit, bahkan ketika bulan mulai memunculkan bentuknya
Hingga terdampar sampai pagi aku masih saja menyimpan hektaran rindu.
Sementara itu, hanya dingin dan sunyi yang menjadi saksi.
Jiwa-jiwa yang begitu menggigil, terperosok ke curug jurang malam.

Begitu dalam,
Sedalam hatimu.....
Dan untuk yang kesekian kalinya aku merasa kau begitu jauh
Meski kita masih saling berteduh dibawah langit yang sama
Hati ini tetap merasa bahwa kau begitu jauh

Jika kau percaya angin adalah satu
Jika kau percaya samudera adalah biru
Akan ku nyanyikan rindu ini
Lewat angin,
Lewat laut,
Lewat sunyi
Dan denting malam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar